Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok

Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat ini bukan hanya terkenal oleh keindahan alamnya tetapi di pulau lombok ini anda bisa menemukan bukti sejarah yang ada pada pulau ini. Yakni ada sebuah masjid yang berarsitektur tradisional khas dari pulau lombok yaitu Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok. Jika ke pulau lombok anda juga akan menemui keindahan alamnya seperti Gunung Rinjani serta pantai senggiginya yang juga menawan, tidak hanya wisata alami di sini juga ada wisata religi seperti halnya Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok. Untuk info lebih lengkap tentang kubah masjid bisa kunjungi website kami di kubahmasjidd.com

Sejarah Masjid Bayan Beleq

Masjid Bayan Beleq dibangun pada sekitaran abad 17 masehi. Walapun masjid ini tampak sederhana tetapi Masjid Bayan Beleq ini merupakan salah satu masjid yang berdiri di pulau lombok, Masjid Bayan Beleq ini juga merupakan situs bersejarah yang ada di indonesia yang diperkirakan usianya telah mencapai 300 tahunan. Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok ini ini diabadikan dalam sebuah lambang kabupaten pulau lombok utara yang memiliki warna merah pada lambang tersebut yang menggambarkan integritas peradapan dari masyarakat Lombok Utara.

Dalam situs resmi pemerintah kabupaten lombik utara disebutkan apabila bangunan dari Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok ini menggambarkan tonggak dari peradapan masyarakat lombok utara yang dibangun berdasarkan kesadaran sejarah, adat serta kesadaran spiritual. Masjid Bayan Beleq Pulau Lombok ini merupakan warisan budaya yang harus dijaga dipelihara sebagai cagar budaya, warna merah pada lambang tersebut menggambarkan keberanian untuk menegakkan jati diri kita sebagai masyarakat yang dibangun berdasar religius yang begitu kuat.

Arsitektur Masjid Bayan Beleq

Gaya arsitektur Masjid Bayan Beleq ini mirip dengan bentuk rumah tradisional asli dari masyarakat bayan. Mungkin bila diliat secara langsung mungkin mengira bahwa bangunannya bukan ssebuah masjid, karena bentuknya yang sederhana dengan ukuran 9 kali 9 meter, beralaskan tanah liat yang dikeraskan dan dilapisi oleh anyaman tikar bambu,  serta dinding dari anyaman bambu. Pondasi dari masjid ini pun menggunakan batu kali tanpa memakai semen.

Di dalam Masjid Bayan Beleq ini terdapat sebuah bedug yang terbuat dari kayu yang digantung pada tiang serta ada juga beleq (makam besar) dari seorang penyebar agama islam pertama di saerah ini, yang bernama Gaus Abdul Rozak. Selain itu pada bagian belakang masjid ini ada 2 gubug kecil yang di dalamnya terdapat sebuah makam dari tokoh tokoh agama islam yang juga membangun serta mengurus masjid ini dari awal didirikan masjid ini. Denah dari Masjid Bayan Beleq ini berbentuk persegi panjang.

Masjid Bayan Beleq ini ditompang oleh 4 tiang utama yang dibuat dari kayu nangka, keempat tiang itu berasal dari 4 desa yang mana tiang sebelah tenggara tiang dari desa sagang sembilok yang diperuntukkan bagi khatib, tiang sebelah timur laut tiang dari desa tereng yang diperuntukkan untuk lebai, tiang sebelah barat laut tiang dari desa senaru yang diperuntukkan untuk mangku bayan timur serta tiang sebelah barat daya tiang dari desa semokon yang diperuntukkan untuk penghulu.

Di Masjid Bayan Beleq ini memiliki sebuah tradisi yang unik yakni tradisi renovasi Masjid Bayan Beleq, bahan untuk membangun masjid ini diambil dari tempat khusus apabila atap tersebut rusak ataupun hancur maka akan dilakukan perbaikan di tahun alpi yang mana pada tahun ini datang setiap 8 tahun sekali. Selain itu ada juga tradisi semetian yang dilakukan pada maulid nabi muhammad saw, Masjid Bayan Beleq ini saat ini tidak lagi digunakan namun pada hari besar islam masjid ini akan kembali ramai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *